Tampilkan postingan dengan label Penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyakit. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 Juli 2016

Terbukti, Gratis menurunkan bobot berat badan hingga 4,3 kg dengan meminum air putih, begini caranya

Kamu mencoba mengukur berat badan dan merasakan jarum timbangan semakin bergerak ke arah kanan? Hal itu berarti berat badan kamu semakin bertambah. Jangan uring-uringan! Bisa kok mencegah hal itu terus terjadi. Hanya dengan minum air putih dengan cara berbeda.

Dikutip dari alodokter.com, sebuah penelitian yang dilakukan di Inggris mengungkap cara minum air putih yang diduga dapat menurunkan berat badan. Air putih diminum sebanyak 500 ml atau sekitar dua gelas sekitar 30 menit sebelum makan. Ingat untuk menghindari air berkarbonasi atau air putih dengan campuran lain.

Hasilnya, kebiasaan itu diduga mampu menurunkan badan rata-rata 4,3 kg per hari jika dilakukan 3 kali dalam sehari. Atau, jika dilakukan satu kali dalam sehari, dapat memangkas berat badan sekitar 0,8 kg per hari.
Penelitian yang dilakukan di Inggris itu melibatkan 84 orang yang tergolong obesitas. Kemudian dibagi dalam dua kelompok. Jika kelompok pertama diminta minum air sebelum makan, maka kelompok kedua hanya diminta membayangkan dirinya sudah kenyang.

Kelompok pertama mengalami penurunan berat badan lebih banyak sekitar 1,3 kg dibanding kelompok kedua.
Bukti ilmiah lain yang dilakukan peneliti asal Jerman membuktikan, konsumsi air putih dapat mendukung penurunan berat badan dengan memungkinkan lebih banyak kalori yang terbakar.

Penelitian lain juga menunjukkan kaitan antara asupan air dan penurunan berat badan. Orang yang semakin banyak minum air serta makan buah dan sayur akan mengurangi kebiasaan minuman mengandung gula tinggi. Kebiasaan baru ini juga diikuti kurangnya keinginan mengonsumsi makanan berkalori tinggi. Hal ini berarti semakin sedikit kalori yang masuk ke dalam tubuh. Kemungkinan, hal ini merupakan reaksi tubuh yang semakin sedikit merasa haus sehingga semakin sedikit mengonsumsi minuman manis.

Itu sebabnya selain air yang diminum secara langsung, untuk menurunkan berat badan perlu memperbanyak konsumsi buah dan sayur.

Kedua jenis makanan tersebut mengandung sekitar 90% air yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan cairan setiap hari.

Sebuah penelitian di Jepang mengungkap, wanita yang banyak mengonsumsi dua jenis makanan tersebut memiliki ukuran indeks massa tubuh dan lingkar pinggang lebih kecil.

Salah satu keuntungan dari metode memanfaatkan air sebagai pendukung penurunan berat badan yaitu kemudahan melakukannya di tengah padatnya aktivitas, dibandingkan metode penurunan berat badan lain.

Hanya saja, perlu diingat bahwa untuk mencapai penurunan berat badan sebanyak itu, harus disertai perubahan gaya hidup dan pilihan makanan lebih sehat, juga aktvitias olahraga yang dilakukan secara teratur

Apakah kamu semakin semangat mencapai berat badan ideal? Yuk sama-sama coba cara ini dan nikmati saat timbangan bergerak semakin ke kiri. Tapi, untuk yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, jangan lupa konsultasi dulu dengan dokter ya.

Sabtu, 25 Juni 2016

Inilah Tanda-tanda Wanita Remaja yang Pernah berhubungan S3ksual di Usia Muda

Orang-orang usia muda yang sudah berhubungan s3ks di luar nikah tidak hanya berisiko mengidap HIV/AIDS. Mereka juga rentan mengalami sexually transmitted disease (STD), kelompok penyakit akibat sering kali gonta-ganti pasangan. 


Praktisi kesehatan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI RSCM), Ari Fahrial Syam, menjelaskan, perempuan yang gemar gonta-ganti pasangan juga berisiko mengalami kanker mulut rahim.

Sementara laki-laki berisiko cukup besar menderita kanker prostat di kemudian hari.

"Pengalaman klinis saya sebagai dokter spesialis penyakit dalam mendapatkan bahwa pasien dengan HIV terjadi pada semua kalangan. Penyakit ini bisa mengenai semua profesi, ibu rumah tangga (IRT) yang tidak gonta-ganti pasangan pun dapat menderita HIV karena mungkin tertular dari suaminya yang suka jajan di luar," kata Ari dikutip dari keterangan pers yang diterima Health Liputan6.com, Sabtu (25/6/2016).

Perempuan baik-baik yang akan menikah ternyata diketahui mengidap HIV, kata Ari, kemungkinan tertular dari mantan pacar yang mengalami kondisi serupa tapi berasal dari suntikan narkoba, yang mana saat pacaran di bangku SMA dulu pernah berhubungan s3ks beberapa kali.


"Pasien-pasien yang menderita HIV/AIDS di usia remaja ternyata mempunyai riwayat pernah berhubungan s3ksual di usia remaja. Semakin banyak pasangan hubungan s3ksual, semakin luar virus tersebut menyebar," kata Ari.

Sumber : Liputan6

Rabu, 01 Juni 2016

BUTA TANPA GEJALA AWAL!! Mungkin ini PENYEBABNYA! SEBARKAN! AGAR YANG LAIN TAHU


Glaukoma disebut sebagai si pencuri penglihatan. Penyakit ini tidak memiliki gejala khusus namun bisa menyebabkan kebutaan jika tak ditangani.

dr Emma Rusmayani, SpM dari Jakarta Eye Center Kedoya menjelaskan bahwa secara definisi merupakan salah satu penyakit yang menyerang saraf mata. Peningkatakan tekanan bola mata menyebabkan kerusakan saraf yang mengurangi luas penglihatan dan dalam jangka panjang, bisa menyebabkan kebutaan.

"Disebut sebagai si pencuri penglihatan karena penyakit ini tidak bergejala. 80 Persen pasien tidak mengalami gejala apapun kecuali tekanan tinggi pada bola mata yang menyebabkan kerusakan saraf mata dan membuat kehilangan luas penglihatan," tutur dr Emma kepada detikHealth beberapa waktu lalu.

Dijelaskan dr Emma, glaukoma berbeda dengan katarak yang menurunkan ketajaman penglihatan akibat kekeruhan di lensa mata. Pada kasus glaukoma, seseorang akan kehilangan luas penglihatan sedikit demi sedikit akibat tekanan yang tinggi pada bola mata.



Normalnya, tekanan pada bola mata berada di angka sekitar 20-21 mmHg. Pada kasus glaukoma, tekanan yang tinggi hingga di atas 30 mmHg bisa terjadi tanpa adanya gejala apapun.

Tekanan tinggi pada bola terjadi karena adanya penumpukan cairan mata di saluran trabecular yang terletak di depan iris. Penumpukan cairan trabekular menyebabkan bola mata tertekan ke segala arah dan merusak saraf mata yang ada di bagian belakang. 

"Makanya bukan ketajaman penglihatannya yang berkurang, tapi luas penglihatannya. Pasien glaukoma ada juga yang matanya tetap tajam hingga 100 persen tapi hanya bisa melihat di tengah saja, bagian pinggir tidak kelihatan, harus cari-cari dulu," tambahnya lagi.

Glaukoma juga bisa disebabkan karena komplikasi penyakit lain. Infeksi pada mata, diabetes melitus dan hipertensi merupakan tiga penyakit utama yang bisa meningkatkan tekanan pada bola mata dan menyebabkan glaukoma.

"Ini disebut sebagai glaukoma sekunder, yang terjadi akibat pengaruh dari luar yang menyebabkan tekanan bola mata meningkat. Bisa terjadi pada siapa saja termasuk bayi, anak-anak dan orang dewasa," ungkapnya lagi.

Ulasan khas detikHealth kali ini akan membahas seputar glaukoma, termasuk bagaimana penanganannya dan apakah glaukoma bisa disembuhkan. Simak terus detikHealth hari ini ya.
 
Atas